border="0"

Launching Agro Wisata Durian Jadi Penutup Rangkaian Kunker Gubernur Sulteng Di Kab. Parigi Moutong

Launching Agro Wisata Durian Jadi Penutup Rangkaian Kunker Gubernur Sulteng Di Kab. Parigi Moutong | Foto : Istimewah
Launching Agro Wisata Durian Jadi Penutup Rangkaian Kunker Gubernur Sulteng Di Kab. Parigi Moutong | Foto : Istimewah

SEPERDETIK.COM – PARIGI MOUTONG – Launching Agro Wisata Durian yang menjadi penutup rangkaian agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura ke Kabupaten Parigi Moutong itu dikemas dalam sebuah kegiatan yang sangat meriah yang menampilkan Dram Band, Pengalungan bunga, lengkap dengan penampilan Tari Bali dan Tari Pamonte. Bertempat di Perkebunan Durian Bapak Ketut Kari, Desa Ogorandu, Kecamatan Lambunu. Minggu (28/1/2024).

Launching ditandai dengan pengguntingan Pita oleh Gubernur Provinsi Sulteng, Rusdy Mastura bersama Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti oleh Gubernur Rusdy Mastura.

border="0"

Usai Pengguntingan Pita dan Penandatanganan Prasasti, dilanjutkan dengan penanaman bibit Durian Duri Hitam oleh Gubernur Rusdy Mastura, Pj Bupati Parigi Moutong dan sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Dalam kunjungannya itu, Gubernur Rusdy Mastura langsung mencicipi buah durian asli hasil perkebunan Bapak Ketut Kari yang merupakan tempat Agro Wisata Buah Tirta Rahayu.

Baca Juga : Kunjungan Kerja Di Parigi Moutong, Ini Agenda Gubernur Sulteng

“Durian kita rasanya sangat enak, kualitasnya bagus. Dengan aroma dan rasa yang khas ini, sangat berpotensi untuk menjadi destinasi agro wisata di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Gubernur Rusdy Mastura.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Rusdy Mastura juga menekankan bahwa para petani harus memiliki berbagai jenis varietas durian, dan berbagai jenis tanaman buah seperti mangga, rambutan, alpukat dan lainnya, karena Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyatakan kesiapannya untuk menopang kebutuhan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Masih ditempat yang sama, Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo berharap apa yang digagas oleh bapak Ketut Kari itu dapat menjadi awal percontohan bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Parigi Moutong agar dapat memaksimalkan potensi yang ada di desanya untuk dikembangkan menjadi tempat wisata.

“Daerah Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi di sektor pertanian, antara lain tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. Kabupaten Parigi Moutong memiliki jenis varietas durian lokal dan varietas unggulan Nasional yang pemasarannya telah menembus pangsa pasar di seluruh Nusantara dan Mancanegara,” ungkap Pj Bupati.

Ditambahkannya, Kabupaten Parigi Moutong juga telah sukses menyelenggarakan Festival Durian Internasional Pada Tahun 2023 yang lalu dan ekspor perdana durian sebanyak 20 Ton bersama PT. Herofruit Sumber Sukses di Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong bulan Januari 2024 ini.

“Kita sama-sama berharap Destinasi Wisata baru Agro Wisata Buah Tirta Rahayu yang perdana di Kabupaten Parigi Moutong ini, dapat menjadi kawasan Agro Wisata Buah yang membuat nama Kabupaten Parigi Moutong semakin terkenal sebagai penghasil buah durian dengan kualitas terbaik,” jelasnya.

Tampak menghadiri kegiatan itu, Wakil Ketua 2 DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Wakapolda Provinsi Sulawesi Tengah, Danrem 132 Tadulako, Staf Ahli Provinsi, Bupati Pohuwato Provinsi Gorontalo dan Sekjen Asosiasi Perkebunan Durian Nusantara serta Mantan Bupati Parigi Moutong 2 Periode yakni 2003-2008 dan 2008-2011, H Longki Djanggola.

Konten Lainnya Kunjungi Media sosial Kami di : SEPERDETIK.COM