LMP Parigi Moutong Sediakan Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum Sosial Gratis

Parigi Moutong, seperdetik – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong mengajak seluruh masyarakat yang sedang menghadapi persoalan hukum maupun sosial untuk tidak merasa sendiri.

Organisasi ini hadir sebagai wadah pengabdian dan kepedulian sosial dengan menyediakan layanan konsultasi serta pendampingan hukum dan sosial secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Layanan tersebut meliputi berbagai persoalan yang kerap dihadapi masyarakat, seperti masalah keluarga, sengketa, administrasi kependudukan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga persoalan kemasyarakatan lainnya.

Munafri, S.H, Wakil Ketua Markas Cabang LMP Parigi Moutong menyampaikan bahwa kehadiran organisasi ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk membantu masyarakat kecil agar memperoleh akses pendampingan yang layak.

“Kami ingin masyarakat Kabupaten Parigi Moutong tahu bahwa mereka tidak sendiri. Laskar Merah Putih hadir untuk mendengar, memberi arahan, dan mendampingi setiap persoalan hukum maupun sosial yang dihadapi masyarakat, tanpa dipungut biaya,” ujar Munafri.

Dirinya menambahkan, layanan pendampingan ini terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

“Pendampingan ini kami lakukan dengan niat tulus demi keadilan dan kepentingan masyarakat. Kami berharap kehadiran Laskar Merah Putih dapat menjadi jembatan solusi serta memberikan rasa aman dan tenang bagi warga,” tambahnya.

Masyarakat yang membutuhkan penjelasan, konsultasi, atau pendampingan dapat menghubungi pengurus atau datang langsung ke Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Parigi Moutong.

Organisasi ini menyatakan kesiapan untuk mendampingi masyarakat secara berkelanjutan sesuai kebutuhan.

Dengan adanya layanan ini, Laskar Merah Putih Parigi Moutong diharapkan dapat menjadi mitra strategis masyarakat dalam menyelesaikan persoalan hukum dan sosial, sekaligus memperkuat nilai kepedulian, solidaritas, dan keadilan sosial di daerah tersebut.

Penulis: Boby Monareh