Palu, Seperdetik – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai tindak lanjut dari high-level meeting dalam rangka langkah konkret pengendalian inflasi, khususnya menjelang Lebaran 2026.
Plt. Asisten 2 Pemerintah Kota Palu, Rahmat Mustafa, saat diwawancarai seperdetik.com, pada Kamis (12/2/2026), menjelaskan bahwa sejumlah komoditas yang menjadi fokus GPM sebelumnya tercatat sebagai penyumbang inflasi pada awal Januari, terutama ikan yang dipengaruhi faktor cuaca.
“Alhamdulillah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan hari ini telah menyiapkan ikan yang dijual dengan harga lebih murah, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan,” tambahnya.
Selain ikan, beberapa komoditas lain yang disiapkan antara lain bawang merah, bawang putih, minyak, beras, dan daging, yang kini tersedia untuk kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palu, Lukman, menyatakan bahwa pemerintah menekankan pentingnya fokus pada komoditas yang menjadi kontributor utama kenaikan harga.
“Menjelang bulan suci Ramadhan, permintaan bahan pangan seperti ikan, telur, daging ayam, dan daging sapi dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam rangka persiapan Ramadhan, termasuk untuk kegiatan syukuran keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palu berharap kehadiran Gerakan Pangan Murah (GPM) dapat meringankan masyarakat dalam mempersiapkan syukuran menjelang Ramadan.






